Tulisan ini disusun sebagai pendamping belajar bagi siswa Sekolah Dasar, khususnya kelas 5, dalam memahami materi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang terintegrasi dalam pembelajaran tematik Pelajaran 4.
Seluruh soal dan jawaban yang disajikan pada artikel ini mengacu langsung pada buku tematik resmi yang digunakan di sekolah. Oleh karena itu, isi soal dan jawabannya tidak diubah, agar tetap selaras dengan kebutuhan belajar siswa dan rujukan guru di kelas.
Pelajaran tentang ibadah puasa yang muncul dalam tema Bulan Ramadhan yang Indah ini tidak hanya dimaksudkan sebagai hafalan, tetapi sebagai sarana membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran beragama sejak dini. Melalui latihan soal, siswa diajak memahami makna puasa dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan tingkat perkembangan mereka.
Rangkuman Materi Pelajaran 4: Bulan Ramadhan yang Indah
Bagian ini merupakan rangkuman singkat materi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 5 SD/MI pada Pembelajaran 4 dengan tema Bulan Ramadhan yang Indah, sebagaimana tercantum dalam buku tematik yang digunakan di sekolah.
Rangkuman ini disajikan untuk membantu siswa memahami inti materi sebelum mengerjakan soal-soal latihan pada bagian berikutnya.
-
Puasa Ramadhan adalah perintah Allah SWT sebagaimana terdapat dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 183:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Kata kutiba (كُتِبَ) berarti diwajibkan. Puasa Ramadhan wajib dilaksanakan oleh orang-orang yang beriman. Wajib berarti jika dikerjakan mendapat pahala, dan jika ditinggalkan mendapat dosa. - Puasa Ramadhan bertujuan untuk meraih derajat takwa. Takwa berarti melaksanakan semua perintah Allah SWT dan menjauhi semua larangan-Nya. Orang yang bertakwa akan hidup dengan tenteram dan bahagia, serta kelak memperoleh balasan surga di akhirat.
- Puasa memiliki ketentuan-ketentuan, di antaranya syarat wajib puasa, syarat sah puasa, rukun puasa, dan hal-hal yang membatalkan puasa.
- Pada bulan Ramadhan dianjurkan memperbanyak amal ibadah, seperti melaksanakan shalat tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur'an, serta memperbanyak sedekah.
- Puasa Ramadhan mengandung banyak manfaat, antara lain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, melatih kejujuran, menanamkan rasa kasih sayang, menjaga kesehatan jasmani dan rohani, serta melatih kesabaran dan pengendalian diri.
Soal dan Jawaban Tematik Kelas 5 Pelajaran 4: Bulan Ramadhan yang Indah
Soal Tematik PAI Kelas 5 SD – Pelajaran 4
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar dan jelas
- Sebutkan arti kutiba (كُتِبَ) yang terdapat dalam Q.S. al-Baqarah/2: 183.
- Orang yang berpuasa akan meraih takwa. Apa arti takwa? Jelaskan.
- Sebutkan arti puasa menurut bahasa Arab.
- Sebutkan arti puasa menurut ajaran Islam.
- Apakah boleh orang hilang akal berpuasa? Jelaskan.
- Apakah sah puasa orang yang sudah mumayyiz? Jelaskan.
- Apa arti mumayyiz? Jelaskan.
- Rukun puasa ada dua. Jelaskan keduanya.
- Sebutkan dua manfaat orang yang berpuasa.
- Apakah terdapat hubungan antara puasa dengan sabar? Jelaskan.
Jawaban dan Pembahasan Soal
1. Jawaban: Arti kutiba yang terdapat dalam Q.S. al-Baqarah/2: 183 adalah diwajibkan.
Pembahasan: Dalam surat Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT memerintahkan seluruh umat Islam untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan selama satu bulan penuh. Ibadah puasa bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Bunyi Q.S. Al-Baqarah ayat 183:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Arti kata penting:
- كُتِبَ (kutiba): diwajibkan
- الصِّيَامُ: berpuasa
- لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ: agar kamu bertakwa
2. Jawaban: Arti takwa adalah keyakinan penuh akan adanya Allah SWT sehingga seseorang akan menjauhi segala larangan-Nya dan melaksanakan semua perintah-Nya. Orang yang bertakwa kepada Allah SWT disebut dengan istilah muttaqin.
Pembahasan: Dalam Surat Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT memerintahkan seluruh umat Islam untuk melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan selama satu bulan penuh. Ibadah puasa tersebut bertujuan untuk menambah dan membentuk ketakwaan kepada Allah SWT.
Kata takwa banyak dijumpai di dalam Al-Qur’an. Jika dihitung, kata tersebut disebutkan sebanyak 259 kali dengan makna yang kontekstual. Beberapa makna dari kata takwa antara lain menjauhi, menutupi, memelihara, menyembunyikan, dan menghindari.
Menurut pendapat salah seorang ulama bernama Ubay bin Ka‘ab, yang dimaksud dengan takwa adalah terlindunginya seseorang dari perbuatan dosa sepanjang hidupnya, sehingga ia dijauhkan dari siksa api neraka.
Pendapat lain menyatakan bahwa takwa berarti takut kepada Allah SWT, lalu melaksanakan ibadah kepada-Nya, serta membersihkan diri dari dosa-dosa sehingga dijauhkan dari api neraka. Puasa merupakan salah satu ibadah wajib dalam Islam yang dapat mengantarkan seseorang pada derajat takwa. Puasa dilaksanakan dengan menahan hawa nafsu, lapar, dan dahaga sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
3. Jawaban: Arti puasa atau Saum menurut bahasa Arab adalah menahan diri atau mencegah. Mencegah Dalam hal ini terkait dengan perbuatan yang membatalkan puasa Ramadhan.
4. Jawaban: Arti puasa Ramadhan menurut ajaran Islam adalah suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala sesuatu seperti makan, minum, perbuatan buruk maupun dari yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat karena Allah SWT, dengan syarat dan rukun tertentu.
5. Jawaban: Orang hilang akal tidak diwajibkan berpuasa. Sebagaimana dalam pengertian puasa adalah salah satu bentuk ibadah bagi umat muslim. Puasa hukumnya wajib dan Sunnah. Contoh puasa yang hukumnya wajib bagi umat islam adalah puasa pada bulan suci Ramadhan. Apabila semua ketentuan-ketentuan puasa terpenuhi maka akan menambah ketakwaan.
Akan tetapi salah satu ketentuan Ibadah puasa adalah SYARAT WAJIB PUASA yang salah satu isinya menyebutkan bahwa mereka yang wajib berpuasa adalah manusia yang baligh/dewasa dan BERAKAL SEHAT. Dengan demikian, anak-anak dan orang-orang yang GILA atau hilang akal tidak diwajibkan untuk berpuasa.
Hilang akal atau menjadi gila meskipun hanya sebentar bahkan disebutkan sebagai salah satu hal yang membatalkan ibadah puasa.
Dengan pejelasan diatas pelajarancg bisa kita simpulkan bahwa orang yang hilang akal TIDAK DIWAJIBKAN untuk berpuasa karena syarat wajib puasa salah satunya adalah berakal sehat. Meski begitu, tidak ada aturan khusus yang MELARANG atau TIDAK MEMPERBOLEHKAN mereka untuk berpuasa. Hanya saja meskipun mereka berpuasa, maka puasa tersebut tidak bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
6. Jawaban: Puasa orang yang sudah mumayyiz hukumnya adalah Sah. Mummayiz adalah orang yang sudah dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Usia anak mummayiz sekitar 7 tahun, anak yang sudah mummayiz boleh melakukan beberapa hal dalam syariat islam. Dimana sebelumnya ia terbebas dari hukum syariat.
Atau dengan penjelasan secara singkat arti dari MUMAYYIZ adalah anak yang telah mencapai usia sekitar 7 tahun sehingga sudah bisa membedakan antara hal bermanfaat dan hal berbahaya bagi dirinya. Mumayyiz ini adalah istilah yang menunjuk pada orang yang telah mampu melakukan hal-hal sederhana secara mandiri.
7. Jawaban: Arti dari MUMAYYIZ adalah anak yang telah mencapai usia sekitar 7 tahun sehingga sudah bisa membedakan antara hal bermanfaat dan hal berbahaya bagi dirinya. Mumayyiz ini adalah istilah yang menunjuk pada orang yang telah mampu melakukan hal-hal sederhana secara mandiri.
8. Jawaban: RUKUN berpuasa wajib hukumnya dilaksanakan. Jika rukun puasa ini dilaksanakan maka sempurnalah puasanya seseorang. Rukun puasa ada dua. Yang pertama adalah niat dan kedua adalah menjaga dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak dari terbit fajar sampai waktu magrib.
9. Jawaban dan Penjelasan: Berdasarkan agama:
- Mendapatkan pahala. Dengan menjalankan kewajiban kita tentunya kita akan mendapat pahala.
- Merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Karena, melaksanakan perintah-Nya dengan baik tentu kita semakin merasa dekat.
- Disayang oleh Allah SWT. Tentu Allah SWT akan senang dan semakin sayang dengan hambanya yang bertakwa.
Berdasarkan kesehatan:
- Mengurangi berat badan. Tentunya dengan puasa kita dapat mengurangi jumlah makanan yang kita makan.
- Dapat memperbaiki fungsi otak.
10. Jawaban: Hubungan antara puasa dengan sabar adalah puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran. Puasa aadalah perintah Allah yang merupakan salah satu rukun islam. Sabar adalah salah satu sifat terpuji atau akhlakul mahmudah.
Berikut pembahasan dan penjelasannya: Puasa merupakan salah satu rukun islam yang wajib dikerjakan oleh seorang muslim. Puasa ini maksudnya dalah menahan diri dari lapar dan haus, serta mengekang nafsu kita dari perbuatan-perbuatan tercela seperti berkata kotor, berhubungan badan, marah dan sebagainya. Tujuan puasa ini melatih diri kita agar menjadi manusia yang lebih baik, sabar dan mampu menahan diri.
Secara bahasa puasa dan sabar memiliki kesamaan arti bila diterjemahkan dalam bahasa indonesia, yaitu menahan diri, dalam suatu hadist Rasulullah bersabda. "Puasa itu separuh sabar.” (HR. Ibnu Majah). Maka erat sekali kaitan puasa dan sabar ini. Orang yang berpuasa pasti sedang bersabar. Dan orang yang bersabar berarti orang ayang taqwa, dan orang yang taqwa pasti akan mengkuti perintah Tuhannya untuk berpuasa.
Selain itu ada 3 kesamaan puasa dan sabar yang dihimpun dari dalil-dalil Naqli, yaitu :
- Sama-sama berpahala besar bahkan tak terbatas.
- Sama-sama berarti dan bermakna menahan diri.
- Sama-sama amalan penghapus dosa.
Penutup
Melalui pembahasan soal-soal pada Pelajaran 4 dengan tema Bulan Ramadhan yang Indah, siswa diharapkan tidak hanya mampu menjawab pertanyaan dengan benar, tetapi juga memahami nilai-nilai ibadah puasa yang diajarkan dalam Pendidikan Agama Islam.
Materi ini menegaskan bahwa puasa Ramadhan merupakan perintah Allah SWT yang bertujuan membentuk sikap takwa, kesabaran, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut penting untuk diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Semoga rangkuman materi serta soal dan jawaban yang disajikan dapat membantu siswa belajar dengan lebih terarah, serta mendukung guru dan orang tua dalam mendampingi proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar.

Post a Comment for "Soal dan Jawaban PAI Tematik Kelas 5 SD Pelajaran 4: Bulan Ramadhan yang Indah"