Contoh ATP dan CP Tiap Fase Kurikulum Merdeka 2025 (Fase A–F Lengkap)

Guru dan kepala sekolah berdiskusi tentang inovasi kurikulum dan mutu pendidikan 2025
Ilustrasi guru merancang ATP tiap fase Kurikulum Merdeka di papan tulis digital.

Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi guru untuk menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) sesuai konteks sekolah. Namun agar selaras dengan arah capaian nasional, setiap ATP harus mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) tiap fase. Artikel ini menyajikan contoh ATP dan CP lengkap dari Fase A sampai F berdasarkan dokumen resmi Kemdikbudristek (2022–2024).

Pengertian Singkat CP dan ATP

  • Capaian Pembelajaran (CP): deskripsi kompetensi yang harus dicapai peserta didik pada akhir setiap fase.
  • Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): urutan logis tujuan pembelajaran (TP) yang mengarahkan peserta didik mencapai CP.

Sumber resmi: Kemdikbudristek melalui Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka (2022) dan Platform Merdeka Mengajar (2024).

Diagram CP dan ATP Kurikulum Merdeka Tiap Fase

Contoh CP dan ATP Tiap Fase Kurikulum Merdeka

🟩 Fase A (Kelas 1–2 SD)

Contoh CP Bahasa Indonesia: Peserta didik mampu memahami teks sederhana dan menuliskan gagasan dengan kalimat lengkap.

Contoh ATP: 1) Mengenal huruf dan kata dasar → 2) Membaca teks sederhana → 3) Menulis kalimat pendek → 4) Menyusun teks pendek dengan struktur awal-tengah-akhir.

🟨 Fase B (Kelas 3–4 SD)

Contoh CP Matematika: Menerapkan operasi hitung bilangan dan konsep pengukuran dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh ATP: 1) Mengenal satuan panjang dan berat → 2) Mengukur benda di sekitar → 3) Menyelesaikan soal kontekstual → 4) Membuat tabel hasil pengukuran.

🟦 Fase C (Kelas 5–6 SD)

Contoh CP IPA: Memahami konsep energi, gaya, dan interaksi makhluk hidup dengan lingkungan.

Contoh ATP: 1) Menjelaskan bentuk energi → 2) Melakukan percobaan gaya dan gerak → 3) Menyimpulkan hubungan energi dan perubahan bentuk → 4) Menulis laporan hasil percobaan.

🟧 Fase D (Kelas 7–9 SMP)

Contoh CP IPS: Menganalisis interaksi sosial, ekonomi, dan budaya di tingkat lokal dan global.

Contoh ATP: 1) Mengidentifikasi faktor sosial budaya → 2) Membandingkan sistem ekonomi → 3) Menyusun laporan tentang perubahan sosial di lingkungan sekitar.

🟥 Fase E (Kelas 10 SMA/SMK)

Contoh CP Bahasa Inggris: Menggunakan bahasa Inggris untuk memahami dan menyampaikan informasi dalam konteks akademik dan sosial.

Contoh ATP: 1) Mengenal jenis teks → 2) Mengidentifikasi struktur teks → 3) Menulis paragraf informatif → 4) Mempresentasikan teks dengan pronunciation yang benar.

⬛ Fase F (Kelas 11–12 SMA/SMK)

Contoh CP PPKn: Menunjukkan sikap tanggung jawab dan partisipatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Contoh ATP: 1) Mengidentifikasi hak dan kewajiban warga negara → 2) Menganalisis isu demokrasi → 3) Merancang kegiatan partisipasi sosial di lingkungan sekolah.

Tips Menyusun ATP Berdasarkan CP

  1. Mulailah dari analisis CP di fase yang sesuai.
  2. Tentukan kemampuan dasar yang dibutuhkan untuk mencapai CP.
  3. Susun urutan tujuan pembelajaran (TP) dari mudah ke kompleks.
  4. Pastikan setiap ATP disertai indikator asesmen formatif.
  5. Selaraskan dengan modul ajar dan konteks sekolah.

Kesimpulan

ATP dan CP merupakan dua komponen penting dalam perencanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka. Dengan memahami contoh tiap fase, guru dapat menyusun perangkat ajar yang lebih relevan dan kontekstual pada tahun ajaran 2025.

Referensi Resmi

  1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek. kurikulum.kemdikbud.go.id
  2. Balitbangkurikulum dan Asesmen. (2023). Pedoman Pengembangan Perangkat Ajar. Jakarta: Kemdikbudristek.
  3. Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmendik). (2024). Platform Merdeka Mengajar: Panduan Guru. Jakarta: Kemdikbudristek.

Ditulis oleh tim Kurikulum Pelajaran (pelajarancg.blogspot.com). Dilarang menyalin tanpa menyertakan sumber resmi.

Post a Comment for "Contoh ATP dan CP Tiap Fase Kurikulum Merdeka 2025 (Fase A–F Lengkap)"