Tujuan Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Ajaran Islam dan Kewajiban Salat

Tujuan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tidak dapat dilepaskan dari kedudukannya dalam ajaran Islam, khususnya berkaitan dengan kewajiban salat. Peristiwa ini disebutkan secara tegas dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 1 sebagai tanda kekuasaan Allah SWT, sementara penjelasan tentang perjalanan Miraj dan penetapan salat lima waktu diriwayatkan dalam hadits-hadits sahih. Oleh karena itu, peringatan Isra Miraj diarahkan untuk memperkuat pemahaman umat Islam terhadap dasar ibadah dan keteladanan Rasulullah SAW.

Peristiwa Isra Miraj disebutkan secara tegas dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 1, yang menjelaskan perjalanan Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa sebagai tanda kekuasaan Allah SWT. Sementara itu, penjelasan tentang perjalanan Miraj hingga Sidratul Muntaha serta penetapan salat lima waktu diriwayatkan dalam hadits-hadits sahih yang dicatat oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Ilustrasi tujuan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam ajaran Islam dan kewajiban salat

Kewajiban Salat sebagai Tujuan Utama Peringatan Isra Miraj

Kewajiban salat merupakan tujuan utama peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Dalam peristiwa Miraj, Rasulullah SAW menerima perintah salat secara langsung dari Allah SWT, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits-hadits sahih. Oleh karena itu, peringatan Isra Miraj diarahkan untuk menguatkan pemahaman umat Islam terhadap kedudukan salat sebagai ibadah pokok dalam ajaran Islam.

Salat lima waktu yang ditetapkan dalam peristiwa Isra Miraj menjadi pembeda utama antara keimanan dan kekufuran, serta menjadi fondasi dalam kehidupan beragama umat Islam.

Pembahasan tentang kedudukan salat sebagai hasil utama peristiwa Isra Miraj dibahas lebih lanjut dalam tulisan: Shalat dalam Islam: Pengertian, Tujuan, Syarat, Cara dan Macam-macam Sholat .

Penguatan Keimanan melalui Peristiwa Isra Miraj

Selain meneguhkan kewajiban salat, peringatan Isra Miraj bertujuan menguatkan keimanan umat Islam terhadap kekuasaan Allah SWT. Perjalanan Nabi Muhammad SAW yang terjadi dalam satu malam, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits sahih, menjadi penguat keyakinan bahwa segala ketetapan Allah SWT berada di luar batas kemampuan manusia.

Dengan memahami peristiwa ini berdasarkan sumber sahih, umat Islam diajak untuk memperkuat iman, bukan mempertanyakannya dengan akal semata.

Pembahasan tentang keimanan dalam Islam terkait peristiwa Isra Miraj dibahas lebih lanjut dalam tulisan: Penjelasan Lengkap 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam Beserta Dalil dan Maknanya .

Keteladanan Rasulullah SAW dalam Menyikapi Perintah Allah SWT

Peristiwa Isra Miraj juga menjadi sumber keteladanan bagi umat Islam. Rasulullah SAW menerima dan menyampaikan perintah salat kepada umatnya dengan penuh ketaatan dan tanggung jawab. Sikap Rasulullah SAW ini menjadi teladan dalam menjalankan perintah Allah SWT serta dalam menyampaikan ajaran Islam.

Keteladanan Rasulullah SAW dalam peristiwa ini menjadi dasar pembelajaran akhlak yang relevan sepanjang zaman.

Nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dibahas lebih lanjut dalam tulisan: Contoh Keteladanan Akhlak Rasulullah SAW.

Arah Peringatan Isra Miraj dalam Pembelajaran dan Ibadah

Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW diarahkan sebagai sarana pembelajaran dan penguatan ibadah, bukan sekadar kegiatan seremonial. Melalui pemahaman yang bersumber pada Al-Qur’an dan hadits sahih, peringatan Isra Miraj diharapkan mendorong umat Islam untuk memperbaiki kualitas salat, memperkuat keimanan, serta meneladani ketaatan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, peringatan Isra Miraj perlu diisi dengan kegiatan yang selaras dengan nilai-nilai Islam, seperti pengajian, pendalaman makna salat, dan pembelajaran sejarah Islam.

Uraian menyeluruh tentang peristiwa Isra Miraj sebagai satu kesatuan perjalanan dibahas dalam halaman pengantar utama: Peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW .

Penutup

Dengan memahami tujuan peringatan Isra Miraj dalam ajaran Islam dan kewajiban salat, umat Islam diharapkan mampu menempatkan peristiwa ini sebagai sumber pembelajaran ibadah, penguatan keimanan, dan keteladanan Rasulullah SAW. Pemahaman tersebut menjadi dasar agar peringatan Isra Miraj tetap bermakna dan selaras dengan ajaran Islam.


Editorial Note – PelajaranCG

Tulisan ini disusun untuk menjelaskan tujuan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW berdasarkan sumber-sumber tepercaya, khususnya Al-Qur’an dan hadits sahih. Pembahasan diarahkan pada penguatan makna salat, keimanan, dan keteladanan Rasulullah SAW dalam konteks pembelajaran.

Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian pembahasan Isra Miraj di PelajaranCG dan terhubung dengan halaman pengantar serta pembahasan sejarah, hikmah, dan praktik keagamaan lainnya.

Post a Comment for "Tujuan Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Ajaran Islam dan Kewajiban Salat"