Dalam Kurikulum Merdeka, Pendidikan Pancasila memiliki posisi strategis sebagai mata pelajaran yang membentuk karakter, nilai kebangsaan, dan kesadaran kewargaan peserta didik. Capaian Pembelajaran (CP) Pendidikan Pancasila dirumuskan untuk memastikan bahwa pembelajaran nilai tidak berhenti pada hafalan, melainkan berkembang menjadi sikap dan perilaku.
Tulisan ini membahas Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila sebagai bagian dari kebijakan kurikulum nasional, dengan merujuk pada dokumen resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP).
Pendidikan Pancasila dalam Kerangka Kurikulum Merdeka
Kurikulum Merdeka menempatkan Pendidikan Pancasila sebagai penguat nilai dasar bangsa yang terintegrasi dengan Profil Pelajar Pancasila. Pembelajaran tidak hanya diarahkan pada pemahaman konsep kenegaraan, tetapi juga pada penghayatan nilai dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kerangka ini, Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi acuan nasional yang menggambarkan kompetensi akhir peserta didik dalam memahami, menghayati, dan menerapkan nilai Pancasila.
Pemahaman umum tentang Capaian Pembelajaran dan posisinya dalam Kurikulum Merdeka dibahas dalam artikel: Capaian Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka: Panduan Lengkap .
Karakteristik Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila
Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan mata pelajaran berbasis konten akademik. CP dirancang untuk mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kewargaan secara utuh.
Rumusan CP Pendidikan Pancasila menekankan pemahaman nilai Pancasila, kesadaran berkonstitusi, penghargaan terhadap keberagaman, serta kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Dengan pendekatan ini, pembelajaran Pendidikan Pancasila tidak dimaknai sebagai penguasaan materi, melainkan sebagai proses pembentukan karakter.
Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila Lintas Fase
Dalam Kurikulum Merdeka, Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila disusun berdasarkan fase pembelajaran. Pendekatan fase memungkinkan perkembangan nilai dan sikap peserta didik dibangun secara bertahap dan berkelanjutan.
Pada fase awal, CP menekankan pengenalan nilai dasar, identitas diri, dan sikap saling menghargai. Seiring perkembangan fase, CP mengarah pada pemahaman kritis terhadap nilai Pancasila, konstitusi, serta peran warga negara dalam kehidupan demokratis.
Struktur CP per fase dan jenjang dibahas secara umum dalam artikel: Rumusan Capaian Pembelajaran per Jenjang Pendidikan (PAUD–SMA) .
Relasi Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila
Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki relasi erat dengan Profil Pelajar Pancasila. Nilai-nilai seperti beriman dan bertakwa, bergotong royong, berkebinekaan global, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif menjadi ruh dalam rumusan CP.
Melalui CP Pendidikan Pancasila, pemerintah memastikan bahwa pembelajaran nilai tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan tujuan besar pendidikan nasional.
Implikasi CP Pendidikan Pancasila bagi Pembelajaran
Dengan CP sebagai acuan, guru Pendidikan Pancasila didorong untuk merancang pembelajaran yang kontekstual dan reflektif. CP tidak diterjemahkan sebagai daftar kegiatan, melainkan sebagai arah pengembangan sikap dan karakter.
Pendekatan ini memberi ruang bagi diskusi nilai, studi kasus, serta pengalaman belajar yang relevan dengan kehidupan peserta didik.
Panduan memahami CP dan penerjemahannya ke dalam pembelajaran dibahas dalam artikel: Cara Memahami Capaian Pembelajaran (CP) & Implementasi di Kelas .
Penutup
Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka menegaskan peran pendidikan sebagai proses pembentukan warga negara. CP dirancang bukan untuk dihafalkan, melainkan untuk dihayati dan dipraktikkan dalam kehidupan nyata.
Dengan memahami CP Pendidikan Pancasila sebagai kebijakan nilai dan karakter, pendidik dapat menempatkan mata pelajaran ini sebagai ruang pembelajaran yang hidup, relevan, dan bermakna bagi peserta didik.
Editorial Note – PelajaranCG
Tulisan ini disusun dengan merujuk
pada dokumen resmi Capaian Pembelajaran
dan kebijakan Kurikulum Merdeka
yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan,
khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.

Post a Comment for "Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka"